SPKM II



Seni dan spiritualitas adalah dua hal yang sangat dekat karena seni telah menjadi ekspresi mendalam di kehidupan spiritualitas Kristen, baik secara individual maupun komunal. Seni telah lama dipakai untuk mengungkapkan kebenaran Firman yang dapat diterima dengan mendalam oleh umat. Dalam pelayanan kaum muda, seni juga menempati kedudukan yang sangat penting. Seni dipakai sebagai media pembelajaran, sarana pengayaan, dan ekspresi keindahan Tuhan. Dengan kemajuan teknologi, seni mengambil tempat yang semakin kuat dalam kehidupan kaum muda di mana mereka bukan hanya menciptakan atau mengekspresikan dirinya lewat seni, tapi seni juga menjadi bahasa yang kuat di antara mereka. Bagi kaum muda, teknologi telah memudahkan mereka untuk mencipta suatu karya seni maupun menikmati seni, sehingga dunia seni-lah yang banyak mendorong terwujudnya budaya kaum muda.


Akan tetapi apabila seni itu tidak dimengerti dan dikelola dengan benar maka seni itu justru bisa menjauhkan kaum muda dari esensi kebenaran firman Tuhan dan membawa kaum muda pada bentuk-bentuk seni yang berhenti hanya pada seni itu sendiri. Kaum muda harus memahami bagaimana seni adalah kapasitas manusia yang hakikatnya dicipta dalam gambar dan rupa Allah. Dengan demikian seni dapat menjadi bahasa yang mendalam untuk memahami keindahan yang Allah cipta di tengah dunia ini, bahkan untuk manusia dapat memahami keindahan dirinya sendiri. Tentulah dengan melibatkan seni dalam pemahaman yang benar, maka pelayanan kaum muda akan menjadi pelayanan yang otentik.  


Buku ini merupakan sebuah bunga rampai kumpulan materi yang sudah disajikan dalam Simposium Pelayanan Kaum Muda yang ke 2 dengan tema “Seni dan Spritualitas dalam Pelayanan Kaum Muda”. Dalam buku ini beberapa tema penting dibahas dan dipaparkan untuk menolong kita memahami seni dalam perspektif teologi dan implementasinya dalam pelayanan kaum muda. Bagaimana seni itu terintegrasi dalam ibadah, khotbah dan pembelajaran kaum muda juga turut dibahas di dalam buku ini. Harapan kami adalah pelayan kaum muda terbuka pikiran dan wawasannya untuk memakai seni dalam pelayanannya sebagai bahasa yang aktual bagi kaum muda.


0 komentar:

Posting Komentar